Jurnal-bebas

Home Jurnal-bebas

Facebook = PeDeKaTe. ?…

0

faceebookKalau dulu biasanya di Majalah remaja, atau remaja agak gede, pun juga, gede beneran. Ada rubrik sahabat pena, kita bisa mengirim surat pada teman yang photo dan alamatnya dimuat di lembar majalah atau LKS. Dari hobby ini, berlanjut biasanya menjadi kolektor prangko. Mengasyikkan, kita bisa memiliki teman yang jauh. Seorang yang berada di Jawa bisa memiliki teman di Sumatera, Kalimantan atau Maluku. bisa juga memilih laki-laki atau perempuan. Sebaya apa enggak.
Tapi itu dulu. Sekarang kemungkinan ‘spesies’ ini sudah punah. Seiring berkembangnya tekhnologi komunikasi. Internet bukan barang langka lagi, semua orang bisa mengakses Makhluk yang dulu terbilang aneh ini. Kalau tidak memiliki koneksi pribadi, minimal bisa nongkrong di Warung Internet yang sekarang sudah banyak menjamur.
Akhir akhir ini berkembang jejaringan sosial dimulai dari Yuwie, twitter,friendster de el el. Dan yang sedang naik daun sekarang ini yaitu facebook. Dari mulai anak SD sampai pegawai kantor, keranjingan ‘virus’ ini. Seiring dengan perkembangan tekhnologi juga, jejaringan sosial ini bisa diakses lewat HP, baik yang memang telah terintegrasi, maupun dengan menginstall software baru contohnya

EenJuoy Aaza

4

istiqgraduatedSelalu ada yang bisa diceritakan dalam kehidupan ini. Dari cerita yang bisa membuat senyum berkembang atau malah loncat loncat saking senengnya. Ada juga yang bikin BeTe abis. Salah satunya ini neeh.

Ceritanya gene. Salah satu program FKMI (Forum Komunikasi Mahasiswa Al-Iman) adalah rihlah. Mmm, untuk tahun ini tujuannya Mahwit ma Kawkaban. Mahwit adalah sebuah gunung tertinggi di Yaman. Sedangkan Kawkaban sama juga seperti Mahwit yaitu gunung tinggi. Yang membedakannya, Kawkaban seperti gunung yang hidup. Gunung ini walau berada di daratan yang notabene batu, debu dan pasir, tetapi ditumbuhi pepohonan hijau.

Pagi kamis 18/12/2008, kami dengan menggunakan 3 bis Jamiah/Kampus berangkat. Jumlah yang ikut sekitar 100 orang, plus beberapa mahasiswa Malaysia yang sudah berkeluarga juga ikut.

Asyik juga sih jalan-jalan, apalagi waktu naek gunung yang curam, kayak mo ke puncak. Cuman bedanya gunung disini plontos alias beOteAka. Yup, ada juga seeh ngeri deket (hihi, payah neeh cowok).

Antara Pisang dan Durian

0

Dalam satu kesempatan Pak Ahmad Ghazali (Seorang Praktisi Perencana Keuangan Muslim). Mengatakan, bahwa penyebab banyaknya terjadi kegagalan adalah karena selalu mencari pisang yang mempunyai rasa durian. What’s mean? Apa maksudnya?
Mari kita badingkan antara pisang dan durian. Ada beberapa perbedaan yang mencolok antara keduanya.


Pisang. Buah pisang gampang dicari di toko toko buah-buahan. Menanam pohonnya mudah. Dan berbuah juga mudah, terus menerus, tidak mengenal kata musim. Maka dengan beberapa kemudahan inilah buah pisang dihargai relatif murah.

Durian. Buah ini hanya dipanen pada musim musim tertentu. Menanam dan memeliharanya pun perlu keuletan. Banyak yang suka durian, karena cita-rasanya yang memang berbeda. Banyak yang tertipu ketika membeli, tapi demikian, tak akan kapok untuk mencoba membeli kembali. Nah, dengan sederet keistimewaan, kesulitan dan keunikan inilah, harga durian lebih tinggi melampaui harga pisang.
Jual pisang mudah, tapi harganya murah. Jual durian susah, dengan berbagai konsekuensinya. Tapi harganya pun juga lebih menguntungkan.
Konsekuensi hidup juga demikian. Untuk bisa sukses, manusia harus berusaha untuk mencapainya. Tak ada kata untuk berleha-leha.
Tak ada pisang yang memiliki cita rasa seperti durian. Dalam arti, orang yang tak pernah berusaha serius untuk mencapai cita-citanya. Hasilnya pun tak akan memuaskan.
Harga Kita adalah perlakuan kita terhadap diri kita masing masing. Jangan pernah mengharap kita akan dihargai oleh orang lain, jika kita sendiri pun tak pernah menghargai diri sendiri.
Orang lain menilai kita. Bukan karena apa yang kita ucapkan. Tetapi manusia hanya menilai dan melihat apa yang telah kita lakukan.
Jika anda ingin dihargai oleh teman. Berbuat baiklah dengan teman anda. Koreksi diri kita. Sudahkah kita menjadi sahabat yang baik?
Jika anda ingin mendapat pasangan yang baik. Berlaku baiklah pada diri sendiri. Karena orang yang baik, hanya akan mencari orang yang baik juga.
Jika anda mengharap curahan air satu ember. Anda harus mempersiapkan ember kosong untuk menampung air yang anda inginkan. Jika anda hanya mempunyai sebuah gelas. Akan sia-sia saja jika pun anda diberikan air seember. Karena anda tak akan mampu menampungnya. Apa lagi jika gelas anda sudah penuh. Air yang anda dapatkan tak akan masuk, akan luber berantakan begitu saja.
Jadi, ingin jadi apapun kita. Siapkan dari diri kita masing masing. Jika tidak siap, saya sarankan; jangan pernah berharap!.

900SubscribersSubscribe

Popular Posts

My Favorites

muhammad shalat

Rahasia Nama Muhammad dalam Gambar

Bulan kemarin saya menemukan artikel kaskus yang menggugah terkait rahasia dibalik nama Muhammad, dimana banyak makna yang tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu....

Doakanlah saudaramu..

Ujian tiga orang bani Israil