Jurnal-bebas

Home Jurnal-bebas Page 4

Ikhlas bukan tanpa pamrih

0

Anda mungkin sudah tahu kisah tentang seorang wanita tuna susila yang masuk syurga karena memberi minum seekor anjing yang kehausan.

Tapi apakah anda berfikir, bahwa setiap orang berdosa akan diampuni dan masuk syurga ketika ia mau memberi minum seekor anjing?

Em, ternyata tidak. Menurut Syeikhul Islam Ibnu Taimiah, hal ini karena wanita tadi melakukannya karena keikhlasan iman kepada Allah. Mengharap ridha Allah. Jika tidak karenanya, tak akan membuatnya mendapat ampunan dari Allah.

Lalu apa ikhlas itu?

Kadang kita mengertikan ikhlas dengan tanpa pamrih. Tanpa pamrih yang berarti tidak mengharapkan apapun.
Apakah termasuk tanpa pamrih keridhaan dari Allah?
Saya teringat ucapan Pak Abdul Basith, “Coba berikan uang lebih ketika anda memberikan bayaran ke tukang parkir, sopir, penjual atau lainnya. Ketika mereka berucap terimakasih. Mintakan doa pada mereka. Bukan tanpa pamrih.”.
Jadi, tak cukup kita mengucap ikhlas jika diartikan tanpa pamrih apapun. Tapi iringilah dengan harapan keridhaan dari Allah.
lukman-elhakim.com

Bubar Puasa Humas Jejaring DD Situ Gintung

0

Ini acara pertama yang saya ikuti menghadiri undangan bubar (buka bareng) jejaring Dompet Dhuafa Republika, yang dilaksanakan di Rumah Makan Situ Gintung Ciputat Tangerang.
Sedianya dari Institut kemandirian (IK) ada beberapa personil, tetapi karena beberapa hal hanya saya dan Pak Udin yang bisa datang.
Berangkat dari tangerang setelah ashar dengan mengendarai motor. Jalan lumayan lancar. Sampai di lokasi sekitar jam 17.30 atau mungkin lebih. He2 acara inti (buka puasa) memang belum dimulai.
Walaupun terlambat, dan akhir acara ada beberapa lemparan sharing dari rekan jejaring Dompet Dhuafa yang memang telah lama berkiprah, banyak sekali hal-hal yang sebelumnya belum diketahui.
Ya, public relation melalui media online pada masa sekarang ini memang sudah menjadi kebutuhan yang tak dapat dihindari.
Bukan sekedar formalitas, tapi harus fokus dan dikelola dengan baik.
Yang berkesan, pada pada pertemuan itu, ternyata salah satu orang yang berada di balik layar Dompet Dhuafa pada lembaga pelayan masyarakat adalah Thufail Alghifari, nama yang saya kenal hanya dari rap metal muslim, dengan syair yang menghentak dan menggugah. Beberapa yang lainnya ada dari wartawan, baik cetak atau online yang sekarang bergabung ke tubuh Dompet Dhuafa.
Satu kata yang terkesan, Dompet Dhuafa yang notabene lahir dari media kepenulisan yaitu Republika, pada saat ini bahkan kurang dalam kepenulisan.
Maka seperti kata beliau ini, menulis memang jangan dijadikan pekerjaan, beban atau sebagainya, tapi jadikanlah sebagai kebiasaan dan bagian hidup.
Maka mulailah menulis!!!

Orang Bodoh lebih bisa sukses.

0

Suatu maghrib, saya bersama keponakan yang masih berusia 6 tahun, shalat berjamaah di masjid. Karena jarak antara rumah dan masjid cukup jauh, maka saya menggunakan motor.
Shalat berjalan sepert biasa. Hanya ketika akan pulang, saya agak bingung. Saya merasa tadi menyimpan kunci di kantong baju koko, tapi ternyata tidak ada.
Bingung bercampur was-was dimana gerangan kunci motor, celingukan melirik ke kanan dan ke kiri.
Keponakan saya pun tidak ditemukan, karena memang ketika shalat, dia berada dibelakang shap.
Dengan gontai saya melangkah keluar masjid ke arah motor. Ternyata keponakan sudah menunggu di motor.
“Dede, liat kunci ga?” saya bertanya.
“Ini kuncinya” Jawabnya.
“Masya Allah, Aduh Dede, kirain kemana. Coba kalo motornya hilang gimana?” Ucap saya dengan nada sedikit tinggi.
“Ya, kalo ilang mah, JALAN KAKI AJA” Katanya dengan santai.
Saya yang tadinya agak kesal, tapi ketika mendengar jawaban ini langsung tertawa.
Ya, begitulah anak-anak, dengan kepolosannya. Jika kita, ketika motor hilang akan berfikir akibatnya; kredit belum lunas, bisa beli lagi apa enggak, apa lagi kalo motor dapat pinjem.

Cerita ini seperti halnya ketika kita mengambil keputusan dalam segala apapun, terkadang kita terlalu mengkalkulasikan akibat buruk dan resiko. Yang akhirnya tak ada keputusan yang diambil.

Padahal nilai ketika kita terjun melaksanakan pilihan akan akan lebih banyak bermanfaat dalam pendidikan pribadi, daripada hanya membaca buku dan mendengar kisah orang lain.

900SubscribersSubscribe

Popular Posts

My Favorites

Etika Dakwah Dunia Maya: Etika Debat dan Diskusi

Oleh Felix Siauw Dakwah adalah suatu kewajiban yang telah Allah pesankan pada seluruh manusia. Tidak terbagi apakah dia laki-laki ataupun perempuan. Dakwah juga tidak terbatas...

Tapak kehidupan…