Sharpening my pen

Sharpening my pen

Pagi tadi, aku menerima email dari CORSEC DD. Milis khusus bagi divisi marketing jejaring Dompet Dhuafa. Karena aku menjadi webmaster web institutkemandirian.org, aku menjadi jadi tergabung di dalamnya (walau pun statusku di IK hanya sebagai freelance/volunteers, entah apakah akan tetap seperti ini). Isinya undangan pelatihan jurnalistik bagi webmaster, Humas, atau Media Officer Jejaring Dompet Dhuafa. …

Continue reading →

Menajamkan pena

Lupa, ya siapa yang tak pernah merasa lupa. Ibarat pisau yang tak pernah dipakai atau diasah, ia akan semakin tumpul. Demikian juga otak manusia, perkembangannya dari masa kanak-anak, remaja, dewasa dan tua. Fase setelah usia kita senja kemampuan kita tidak setajam ketika kita masih belia. Maka diaumpamakan juga; belajar diwaktu kecil seperti mengukir diatas batu, …

Continue reading →

Ikhlas bukan tanpa pamrih

Anda mungkin sudah tahu kisah tentang seorang wanita tuna susila yang masuk syurga karena memberi minum seekor anjing yang kehausan. Tapi apakah anda berfikir, bahwa setiap orang berdosa akan diampuni dan masuk syurga ketika ia mau memberi minum seekor anjing? Em, ternyata tidak. Menurut Syeikhul Islam Ibnu Taimiah, hal ini karena wanita tadi melakukannya karena …

Continue reading →

Bubar Puasa Humas Jejaring DD Situ Gintung

Ini acara pertama yang saya ikuti menghadiri undangan bubar (buka bareng) jejaring Dompet Dhuafa Republika, yang dilaksanakan di Rumah Makan Situ Gintung Ciputat Tangerang. Sedianya dari Institut kemandirian (IK) ada beberapa personil, tetapi karena beberapa hal hanya saya dan Pak Udin yang bisa datang. Berangkat dari tangerang setelah ashar dengan mengendarai motor. Jalan lumayan lancar. …

Continue reading →

Orang Bodoh lebih bisa sukses.

Suatu maghrib, saya bersama keponakan yang masih berusia 6 tahun, shalat berjamaah di masjid. Karena jarak antara rumah dan masjid cukup jauh, maka saya menggunakan motor. Shalat berjalan sepert biasa. Hanya ketika akan pulang, saya agak bingung. Saya merasa tadi menyimpan kunci di kantong baju koko, tapi ternyata tidak ada. Bingung bercampur was-was dimana gerangan …

Continue reading →

Stick and Carrot…!

Stick and Carrot…!

Ada istilah stick and carrot, tentu anda tau. Ungkapan untuk sebuah ultimatum, dua pilihann. Jika membangkang diancam dengan pukulan, jika menurut, akan diberi wortel, reward hadiah atau seumpamanya. Sepertinya istilah diatas mirip dengan cerita yang baru ini saya alami. Bermula dari permintaan teman membuat web company profile sebuah perusahaan waralaba (maaf saya tidak menyebutkannya). Entah …

Continue reading →