Jempol yang tak pernah iri

Pernahkah sejenak kita perhatikan jempol tangan kita? Si Jempol yang pendek dan gemuk.

Ketika kita asyik mengetik  eSeMeS, si Jempol berjingkrak ria, loncat dari key satu ke keypad yang lain. Tak pernah ia berteriak lelah. Walau pun pegal, tak pernah ia merintih. Tak pernah ia iri pada ke-empat jari lainnya yang hanya mampu membantu menjaga keseimbangan posisi hape yang kita genggam.

Sunguh indah hidup ini, jika kita menyadari posisi kita masing masing. Tak ada rasa iri, selalu saling mamahami. Bekerja sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Seorang petani bekerja di sawah, bermandikan keringat, tersengat panasnya matahari. Seorang pegawai yang bekerja di ruangan ber-AC. Kontradiktif, tapi toh berjalan apa adanya.

Seorang ketua yang membawahi anggotanya. Seorang suami yang bertanggungjawab atas isteri dan anak-anaknya.

Seperti halnya bangunan yang terdiri dari batu bata, pasir, semen, dan cat tembok. Satu sama lain saling melengkapi. Bekerja sesuai kemampuan masing-masing. Tak ada rasa ingin menonjolkan satu sama lain. Tak ada rasa iri dan dengki.

Banyak hikmah yang dapat kita gali, jika kita sedikit jeli.

Ayub dan Isteri peneguh jiwa

Pagi tadi setelah sahur, ada tayangan musafir di salah satu televisi swasta. Pagi ini menceritakan kisah Nabi Ayub.

Seorang Nabi, hamba Allah yang shalih. Dengan kekayaannya beliau menjadi orang kaya yang dermawan, dan selalu dekat kepada Allah dalah sujud dan dzikirnya. Sampai-sampai para malaikat dilangit bercerita tentang keshalihan beliau.

Syaithan yang tak pernah rela manusia selamat. Akhirnya datang meminta pada Allah agar Ayub diberikan cobaan. Allah mengabulkan permintaan syaithon. kecuali hati, lisan dan akal; hati untuk mengingat Allah, Lisan untuk berdzikir dan aqal untuk berfikir.

Pertama dengan hilangnya harta kekayaan, semuanya hilang. Anak anaknya meninggal. Hingga kemudian penyakit yang tak kunjung sembuh. Karena penyakitnya, Beliau diusir dari kampung. Diasingkan, karena tak ingin tertular penyakit yang diderita Ayub.

Selama 18 tahun penyakit ini diderita. Semua nikmat seakan direnggut, kecuali isteri beliau yang bernama Siti Rahima yang selalu setia menemaninya.

Isteri shalihah yang tak pantang karena penderitaan yang datang begitu bertubi. Pernahkah kita bayangkan, andai cobaan itu menimpa kita? jangankan 18 tahun, 2 minggu tergeletak saja sudah terasa menderita, mengeluh. Padahal masih banyak nikmat yang masih ada.

Suatu ketika, Siti Rahima meminta-minta makanan hanya untuk sekedar mengganjal perut. Tapi tak ada satupun yang mau memberikan, semua merasa jijik. Beliau diusir, ditendang dan di lempar.

Sampai kemudian ada yang hendak memberikan sepotong roti, tapi dengan syarat, menukarnya dengan rambut Siti Rahima.

Rambut yang bagi wanita adalah mahkota, bahkan kehormatan rela beliau tukar dengan makanan yang hanya sekedar untuk mengganjal perut.

Tapi syaiton tak pernah diam dan tak pernah tenang, sampai manusia berhasil dijerumuskan.

Sebelum Siti Rahima sampai di tempat Ayub. Syaithon berbisik pada Ayub, bahwa isteri beliau telah berkhianat dan tidak setia.

Saat itulah Ayub menjerit, berdoa pada Allah. Dan detik itu pula Allah mendengar dan mengabulkan doanya.

“Urkud birijlika haadza” hentakkan kakimu diatas bumi tempat engkau berpijak.

Maka keluarlah air. Maka Ayub diperintahkan minum dan mandi dari air tersebut. Seketika penyakit beliau hilang. Perlahan kekayaan dan keluarganya kembali berlipat ganda. Buah dari kesabaran.

“Assabru yu’inu kulli ‘amal” Ya kesabaran memberikan kelapangan atas segala perbuatan yang kita lakukan. Kesabaran yang tiada terbatas. Karena jika kesabaran terbatas, itu berarti sudah tidak lagi bersabar.

Isteri shalihah adalah sebaik-baiknya perhiasan dan harta dunia ini. Dibalik kebesaran nama seorang lelaki, selalu ada wanita hebat yang mendampinginya.

Rahasia Nama Muhammad dalam Gambar

Bulan kemarin saya menemukan artikel kaskus yang menggugah terkait rahasia dibalik nama Muhammad, dimana banyak makna yang tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu. entah apakah ini merupakan salah satu mukjizat atau sekedar kebetulan saja, bahwa ada fakta menarik di abjad/huruf-huruf yang tersusun dari nama itu:

1. Kata Muhammad, jika kita gabungkan dalam bentuk normal mim ha mim dal, maka akan menjadi sebuah sekesta seorang manusia. sudah maklum adanya bahwa sebaik-baik mahluk / ciptaan yang pernah diciptakan oleh Tuhan di alam semesta ini adalah manusia dengan kelebihan aqal mereka, sementara mahluk lain hanyalah hayawan dan planet-planet yang penuh rahasia.

Manusia Sempurna:

2. kata Ahmad, jika kita cermati satu-persatu hurufnya mak huruf-huruf itu akan mennggambarkan sosok orang yang sedang melakukan sholat, tahukah kita bahwa sholat merupakan sebaik-baik doa dan ibadah yang pernah diperintahkanNya.

Ahmad Terpisah:

muhammad shalat

3. Kata Muhammad jika digabungkan huruf-hurufnya maka akan berbentuk layaknya manusia yang sedang sujud dalam shalat. dalam ritual sholat Sujud merupakan inti dari semua rukun-rukunnya, karena pada saat sujud manusia menundukkan 8 bagian tubuhnya di bumi bukti kepasrahan total kepada sang pencipta. hmmm betapa rahasia Tuhan sangat menggetarkan hati, saya yakin masih banyak tersirat rahasia-rahaisa lain dibalik sosok, nama dan semua yang berkaitan dengan sang kekasih sejati ‘Habibullah: Muhammad‘. Bgeitulah hasil temuan situs woamu.mangaku.net

Sumber: http://www.woamu.mangaku.net/2011/05/rahasia-nama-muhammad-dalam-gambar.html